Belum Menemukan Judul

Perlukah aku berulangkali mengatakan yang sejujurnya?
Jika memang diriku ini bukanlah arti yang sebenarnya dari yang kau impikan dan kau dambakan selama ini, maka seharusnya aku tau bahwa memang seperti itu adanya.

Apa yang sudah aku lakukan, apa yang sudah aku berikan, dan apa yang sudah aku perjuangkan semua terasa lewat begitu saja tanpa ada cerita.
Selebihnya diriku hanyalah manusia yang berusaha untuk mempertahankan apa yang sudah aku miliki saat ini.

Jikalau otak ini tak mampu untuk mengeluarkan apa yang sedang dipikirkannya dan jikalau perjalanan ini tak kunjung menemukan arti sesungguhnya, maka aku hanya bisa terdiam seraya mendengarkan ocehan yang kerap kali kau gaungkan sepanjang hari.

Aku tidak memiliki apapun untuk aku beri, hanya sepeda motor peninggalan kakek saja yang ku kendarai setiap harinya menemuimu.
Aku tidak memilikinya, yang ada hanya aksi yang ku lakukan untuk membuktikan bahwa sebenarnya itu memang nyata. 

Tak perlu aku menuliskan kalimat panjang untuk meleburkan segala arti dari merindu.
Apapun keadaannya aku akan selalu siap menjadi tempatmu untuk berlabuh.

Sejatinya aku juga punya hati dan perasaan yang dapat terluka. 

Komentar