Ia menutup buku tersebut untuk yang kedua kalinya
Namun nampaknya kali ini ia serius untuk selesai menulis cerita di lembar demi lembar kertas di buku tesebut.
Cerita panjang yang ia tulis, tak kunjung menemukan titik akhir. Secarik kertas ia robek dari buku itu, lalu ia tuliskan kata "tamat" yang kemudian ia tempel di sampul buku itu.
Di belakang bukunya terselip album mini miliknya yang takkan pernah ia buang atau ia lupakan begitu saja.
Terkadang ia suka membuka kembali album tersebut.
Pria ini tertarik untuk menulis kisah baru yang segar dan terkesan sederhana namun indah baginya.
Sampai sekarang ia masih terus menulis di buku barunya saat buku lamanya teronggok di ujung kamar yang kelihatannya sekarang sudah mulai usang dan berdebu.
Aihhh aihhh et kelas bat dah lu bang
BalasHapusDisuruh
BalasHapus